20 Cara Menghilangkan Mata Panda, Bisa Dicoba Sendiri!

Tujuan, Jenis, dan Bentuk Penulisannya 


Tautan merupakan sumber yang biasa digunakan mahasiswa sebagai referensi tugas kuliah. Apakah Anda tahu aspek apa yang terkait dengan ini?

Simak penjelasan lengkapnya di artikel keuangan saya di bawah ini!

Ringkasan:

  • Penulisan esai membutuhkan referensi yang kuat agar argumen penulis dapat dibuktikan.
  • Tautan bisa dalam berbagai bentuk, mulai dari buku, majalah, hingga berita di surat kabar, jika informasinya valid.

Definisi Tautan

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tautan sumber referensi, petunjuk, petunjuk, atau buku-buku yang direkomendasikan guru untuk dibaca siswa.

Kata link berasal dari bahasa Inggris ‘Untuk merujuk ke‘, yang artinya seruan atau target. Tautan dapat berupa artikel, majalah, majalah, surat kabar, dan lain-lain.

Jika suatu saat Anda menggunakan link tersebut, sebaiknya pilihlah sumber yang terpercaya, Ya!

sasaran referensi

Penggunaan tautan tampaknya memiliki tujuan. apa pun? Berikut tujuan yang perlu Anda ketahui:

#1 Untuk Memperkuat Klaim

Penggunaan tautan dimaksudkan memperkuat pernyataan.

Jika dalam sebuah artikel harus memuat informasi berupa pernyataan, yang dapat diperkuat dengan link-link di dalamnya.

#2 Penghargaan untuk penulis sebelumnya

Tujuan menggunakan link juga ok memberikan penghargaan kepada penulis sebelumnya.

Selain itu, ia menghabiskan waktu menulis dan bahkan melakukan penelitian untuk artikel tersebut.

#3 Hindari Plagiarisme

Tautan juga memiliki tujuan menghindari plagiarisme. Jika Anda menggunakan karya orang lain sebagai referensi, berarti Anda harus mencatatnya sebagai referensi.

Dengan demikian, karya Anda tidak akan diakui sebagai plagiarisme karya orang lain. Sehingga tidak ada yang akan merasakan kerugian di kemudian hari.

[Baca Juga: 7 Rekomendasi Website untuk Parafrase Tulisan, Anti Plagiat!]

Sumber referensi

Padahal, kita bisa mendapatkan sumber referensi dari berbagai bentuk. BBerikut beberapa sumber referensi yang dapat Anda gunakan:

Buku #1

Buku merupakan sumber referensi yang banyak digunakan, baik dalam proses penulisan maupun hal lainnya.

Biasanya banyak orang memilih buku karena melalui serangkaian proses editing sebelum dirilis ke pasaran.

Majalah #2

Jurnal juga menjadi sumber informasi referensi yang sering digunakan masyarakat karena memiliki tingkat akurasi dan verifikasi yang tinggi.

Sebagai aturan, majalah memiliki volume yang berbeda per tahun. Oleh karena itu, prosesnya sama seperti pembuatan buku.

#3 Majalah atau koran

Sumber referensi lain adalah majalah atau surat kabar, karena informasinya dapat dipercaya dan sesuai dengan tanggal kejadian.

Majalah atau surat kabar biasanya memuat informasi yang berkaitan dengan politik, hukum, ekonomidan seterusnya.

#4 Internet

Internet juga bisa menjadi sumber informasi. Apalagi di era digital seperti saat ini. Namun, Anda harus dapat memfilter informasi karena tidak semuanya dapat diandalkan.

Jenis tautan

Setelah membiasakan diri dengan sumbernya, Anda perlu mengetahui jenis tautan berikut:

Catatan kaki #1

Catatan kaki adalah informasi di margin bawah halaman buku. Tujuannya adalah untuk memudahkan pembaca menemukan informasi penjelas dalam sebuah paragraf atau halaman.

#2 Kutipan

Kutipan adalah jenis kutipan yang ditulis dengan cara menyalin kalimat dari pendapat penulis lain atau pernyataan lisan dari seorang ahli ke dalam karya ilmiah.

Kutipan-kutipan tersebut dapat memperkuat argumentasi yang penulis bangun dalam karyanya.

# 3 Bibliografi

Daftar pustaka adalah daftar buku atau esai yang menjadi sumber referensi untuk artikel atau esai tentang topik ilmiah.

Tujuannya untuk menjelaskan informasi umum dari sumber referensi yang digunakan dalam penulisan artikel ilmiah.

[Baca Juga: Biografi Steve Jobs, ‘Pahlawan’ Buat Pencinta Produk Apple]

Penulisan referensi

Karena Anda sudah mengetahui sumber dan jenisnya, sekarang giliran Anda untuk mengetahui cara menulis tautan yang benar. Ini contohnya:

Artikel #1 di majalah cetak

Format: Nama penulis. Tahun Terbit. Judul artikel. Nama jurnal ilmiah. Volume (masalah): hal.

Contoh:

  • Tuan JC. 2010. Stres diet meningkatkan kerentanan Tribolium castaneum terhadap Beauveria bassiana. J Ekon Entomol. 103(5):1542-1546.
  • Herlinda S, Rosalina LP, Pujiastuti Y, Sodikin E, Rauf A. 2003. Populasi dan serangan Liriomyza sativae (Blanchard) (Diptera: Agromyzidae) dan potensi parasitoidnya pada pertanaman mentimun. Trop JHPT. 6(2):73-81.

#2 Artikel di majalah online atau On line (dengan DOI)

Format: Nama penulis. Tahun Terbit. Judul artikel. Nama jurnal ilmiah [Internet]. Volume (edisi): hlm. Tersedia di: URL. nomor DPI.

Contoh:

  • Tuan JC. 2010. Stres diet meningkatkan kerentanan Tribolium castaneum terhadap Beauveria bassiana. Jay Ekon Entomol [Internet]. 103(5):1542-1546. Tersedia di: http://docserver.ingentaconnect.com/deliver/connect/00220493/v103n5/s4.pdf. DOI: 10.1603/EC09311.

#3 artikel di majalah online atau On line (tanpa DOI)

Format: Nama penulis. Tahun Terbit. Judul artikel. Nama jurnal ilmiah [Internet]. [Diunduh pada tahun bulan tanggal]; Volume (edisi): hlm. Tersedia di: URL.

Contoh:

  • Suryaningsih E. 2008. Pemanfaatan Pestisida Berkelanjutan Hayati untuk Mengendalikan Hama dan Penyakit Penting Kentang. Jay Hort. [Internet]. [diunduh 2011 Mar 13]; 18(4):435-445. Tersedia di: http://hortikultura.litbang.deptan.go.id/jurnal_pdf/148/Suryaningsih_biorasional_kentang_pdf

#4 Buku

Format: milik penulis [atau editor]. Tahun. Judul buku. Edisi ke-N (untuk edisi ke-2 dan seterusnya). Tempat Penerbitan : Nama penerbit.

Sebagai contoh:

  • Kuil RL, Hermann CKF, Morril TC, Curtin DY, Fuson RC. 2004. Identifikasi Sistematik Senyawa Organik. edisi ke-8 New York (AS): J. Wiley.
  • Rifai M.A., Sakri A., editor. Antologi metodologi penelitian. Jakarta (ID): DP3M, Ditjen Dikti, Depdikbud.
  • [CSE] Dewan Editor Sains, Komite Panduan Gaya. 2006. Gaya dan Format Ilmiah: Panduan CSE untuk Penulis, Editor, dan Penerbit. edisi ke-7 Reston, Virginia (AS): CSE.

#5 Dokumen Legislatif

Format: Nama Instansi. Tahun Terbit. Nama hukum. Tempat Penerbitan : Nama penerbit.

Contoh:

  • [RI] Presiden Republik Indonesia. 1995. Keputusan Pemerintah Republik Indonesia No. 6 Tahun 1995 tentang Perlindungan Tumbuhan. Jakarta (ID): Pulau Rhode.

Pentingnya mata rantai sebagai pijakan

Setiap referensi, baik itu buku, majalah, artikel atau bahan bacaan di internet atau di surat kabar, penting untuk memperkuat argumen dalam karya tulis.

Selain itu, rekomendasi juga bisa berupa pengembangan diri dalam memperluas pengetahuan, termasuk bagaimana mengelola keuangan dengan baik.

Teman keuangan saya bisa mendapatkan nasihat tentang ini dengan membaca eBuku bebas dari keuanganku Cara mengelola keuangan dengan mudah.

Dengan membaca eBuku Dengan ini, Anda akan mendapatkan tips manajemen keuangan dengan mudah melalui manajemen arus kas.

Jika Anda mengalami kesulitan atau masalah keuangan yang membutuhkan solusi terbaik, Ayolah, kontak perencana keuangan Keuangan saya siap membantu.

Klik pada spanduk di bawah ini untuk memesan konsultasi. Ya. Mungkin bisa membantu…

Ini adalah penjelasan tentang referensi, menunjukkan sumber, jenis dan bentuk tulisan. Saya harap informasinya bermanfaat bagi Anda, teman keuangan saya!

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang topik di atas, jangan ragu untuk menuliskannya di komentar di bawah.

Editor: Ari A. Santosa

Sumber:

  • Deborah Danisa Kurniasih Prime Sitangang. 2 Agustus 2022 Definisi Tautan: Tujuan, Jenis, dan Contoh Penulisan. Detikyabar – https://bit.ly/3GnML6A
  • Fandy. Tautan: Pengertian, Tujuan, Jenis, Sumber dan Contoh. Gramedia.com – http://bit.ly/3vLlLcm
  • Iftitah Nurul Layli. 27 Mei 2022 Tautan adalah sumber referensi, pahami jenis dan contoh. Catdata.co.id – http://bit.ly/3CsM62o




https://wvmuseums.org

Baca juga  Mengenal Pink Tax, Perbedaan Harga Produk Perempuan dan Laki-Laki