Mengenal 6 Pakaian Adat Papua yang Punya Ciri dan Arti Tersendiri

Mengenal 6 Pakaian Adat Papua yang Punya Ciri & Arti Tersendiri


Papua tidak lepas dari pakaiannya yang eksotik. Tidak salah ternyata ada banyak pakaian adat Papua yang tak kalah memukau. Setiap pakaian memiliki ciri khas yang membuatnya berbeda dengan daerah lain.

ayosimak artikel berikut ini sampai habis untuk mengetahui pakaian adat Papua lengkap!

Ringkasan:

  • Keunikan budaya pakaian Papua memiliki ciri khas dan fungsi, dan beberapa di antaranya juga menggambarkan status sosial di sana.
  • Setiap pakaian adat Papua terbuat dari bahan alami dan proses pembuatannya juga unik.

Pentingnya Mengenal Khazanah Budaya Bangsa

Indonesia adalah salah satu negara yang paling beragam. Di negara kita, ada lebih dari 600 bahasa yang ada di semua wilayah.

Faktanya, bahasa yang sama digunakan di pulau yang berbeda, dengan dialek dan kosa kata yang berbeda. Salah satu tujuan paling populer budaya adalah fokus Papua.

Pulau Papua yang kini terbagi menjadi provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan terkenal dengan budayanya yang eksotik.

Budaya khususnya pakaian adat masyarakat Papua sangat mudah dikenali karena penampilannya yang khas. Setiap pakaian adat Papua memiliki perannya masing-masing.

Untuk memperluas pengetahuan tentang budaya Indonesia, kali ini kami akan membahas pakaian adat Papua bersama-sama pada artikel di bawah ini. Dengarkan baik-baik, bagus!

Kenali budaya Papua

Sampai tahun 2003, Papua bernama Irian Jaya. Setelah periode ini, pulau Papua dibagi menjadi provinsi Papua Barat dan Papua.

Belakangan, kedua provinsi tersebut dimekarkan lagi sehingga jumlah provinsi di Pulau Papua bertambah menjadi enam provinsi.

Sebagai salah satu pulau terbesar, Papua memiliki banyak budaya, termasuk pakaian adat Papua.

Ada sekitar 466 suku di Papua. Sebagian besar dari mereka masih satu keluarga dengan penduduk asli Australia, yaitu suku Aborigin.

Beberapa suku aslinya adalah Sat, Nafri, Biak, Batu Batu atau Kayu Pulau, Kaureh, Demta, Pertobatan atau Engros, Maklev, Kimaghama dan sebagainya.

Suku-suku ini memiliki 270 bahasa yang digunakan sebagai bahasa ibu mereka.

Budaya Papua kerap menarik perhatian karena keindahannya. Bahkan, beberapa provinsinya juga menjadi tempat wisata baru yang digandrungi wisatawan lokal maupun mancanegara.

[Baca Juga: Ini Dia Penghasilan Sewa Pakaian Adat di Hari Kartini]

Pakaian adat Papua

Setiap pakaian adat Papua mewakili sesuatu dari masa lalu, dan juga merupakan warisan budaya yang sangat mahal dan khas.

Biasanya, pakaian di sini menggambarkan kehidupan manusia di samping alam. Berikut beberapa pakaian tradisional yang harus Anda ketahui:

#1 Koteka

Kotek. Sumber: Compasiana

Dalam bahasa Koteka artinya pakaian. Barang ini memiliki nama lain yaitu bobbe atau horim.

Koteka – pakaian yang dirancang untuk menutupi alat kelamin laki-laki. Bagian tubuh lainnya diekspos sehingga ia terlihat nyaris telanjang.

Pakaian ini terbuat dari kulit labu air yang dikeringkan agar kuat dan tahan lama.

Mulanya labu dikubur, kemudian dibakar, agar lebih mudah dibersihkan daging buah dan bijinya. Setelah itu, kulit labu tersebut dikeringkan di perapian.

Koteka itu panjang, seperti lengan baju, dengan ujung runcing. Di bagian ujung biasanya ada ayam hutan atau bulu burung. Anak laki-laki memakai koteka tinggi.

Sedangkan mereka yang sangat dihormati dan melambangkan maskulinitas bertubuh tinggi dan agak condong ke kanan. Selain itu, koteka antar suku juga memiliki bentuk yang berbeda-beda.

Baju Kurung #2

Pakaian adat Papua_baju Kurung

Baju Kurung. Sumber: BukaReview Bukalapak

Baju kuning adalah pakaian tradisional wanita yang telah dipengaruhi oleh budaya asing. Kurung biasanya terbuat dari kain beludru.

Baju kurung banyak dikenakan oleh wanita di Manokwari. Beberapa wanita dari daerah lain juga mulai mengenakan pakaian ini.

Pakaian seperti itu sering dipadukan dengan rok dengan jumbai dan bulu, biji-bijian atau batu sebagai tambahan.

# 3 Rok rumbai

Baju Adat Papua _Rok Rumbai

Rok dengan jumbai. Sumber: Indozona

Rok rumbai adalah pakaian adat Papua yang dikenakan oleh wanita sebagai bawahan. Terbuat dari daun sagu kering dan dirajut menjadi rok.

Penduduk pantai dan pegunungan tengah sering menggunakan pakaian ini untuk kegiatan di luar ruangan. Mereka adalah masyarakat Tobati, Biak Numfor, Yapen, Sentani, Enjros dan Nafri.

Rok dengan jumbai terkadang dikenakan tidak hanya oleh wanita, tetapi juga oleh pria.. Perbedaannya adalah bagian atasnya terbuka.

Namun jika pria menggunakan koteka, wanita menggunakan rok rumbai tanpa kawat gigi. Sketsa tubuh bagian atas dengan tato bunga dengan tinta natural.

[Baca Juga: Teteh dan Akang, Tengok Biaya Lamaran Adat Sunda, Siapin Dananya Yuk!]

Pakaian #4 Sali

Pakaian Adat Papua_Pakaian Sali

pakaian Sally. Sumber: Kanal Kalimantan.

Busana Sali biasanya diperuntukkan bagi wanita yang belum menikah. Pakaian ini sering digunakan sebagai pakaian untuk kegiatan sehari-hari.

Terbuat dari kulit pohon atau daun sagu. Kulit pohonnya berwarna coklat untuk menghasilkan pakaian yang indah. Sekilas, pakaian ini terlihat seperti kain.

#5 Yokal

Pakaian adat Papua_yokal

Jokal. Sumber: Imugio

Berbeda dengan Sali, Yokal dikhususkan untuk wanita yang sudah menikah. Fungsinya sama dengan sali yaitu untuk menutupi bagian atas.

Pakaian Jokal terbuat dari kulit pohon berwarna coklat atau kemerahan. Itu bisa dipakai melilit tubuh.

# 6 Gaun rumput

Baju Adat Papua_Baju Kain Rumput

Gaun tenun rumput. Sumber: Keadilan Indonesia.

Baju kain rumput merupakan baju adat Papua yang sudah mendapat pengaruh dari dunia luar. Busana ini bisa dikenakan oleh pria atau wanita.

Pakaian kain rumput terbuat dari daun sagu yang dipanen hanya pada saat air pasang. Daun tersebut kemudian dikeringkan, direndam, lalu dianyam.

Dalam menganyam daun dibantu sebatang kayu sepanjang satu meter yang fungsinya untuk mengikat ujung tali.

Talinya terbuat dari rumput yang dikeringkan dan dipilin, demikianlah nama pakaian ini.

[Baca Juga: 10 Daftar Budaya Khas Toraja yang Mendunia Nan Unik]

Budaya lain

Selain pakaian, ada budaya lain di wilayah ini, termasuk:

Tato #1

Pakaian Adat Papua_Tato

Tato tradisional Papua. Sumber: Bizlav

Di tubuh orang Papua biasanya terdapat tato di bagian atas kepala. Budaya tato di tubuh sudah ada sejak 3.000 tahun lalu.

Tradisi ini diwarisi dari masyarakat Austronesia dan Asia pada masa lampau. Tato ini dulunya dibuat dari arang yang dipirolisis dengan getah pohon.

Biasanya, pengantin pria juga menggunakan tato agar terlihat tampan dan kuat. Biasanya tato pria bermotif ular, ikan hiu todak, buaya dan kasuari.

# 2 Pinggiran di kepala

Pakaian Adat Papua _ Kepala Rumbai

Sikat kepala. Sumber: Cerdas

Rumbai kepala merupakan hiasan sebagai aksesoris pakaian adat Papua. Hiasan ini terbuat dari bulu kasuari berwarna putih atau kuning.

Beberapa jumbai juga dengan bulu kelinci agar lebih cantik. Bulu kasuari juga bisa berubah menjadi rumput liar.

[Baca Juga: 7 Tempat Bersejarah di Indonesia Untuk Wisata Budaya  Gallery]

#3 Noken

Pakaian Adat Papua_Noken

Noken. Sumber: BakTI INews

Noken adalah tas anyaman yang sering digunakan orang. Awalnya, tas ini digunakan dengan cara diikatkan di kepala.

Namun belakangan ini cara memakainya berubah karena kebiasaan baru yaitu diselempangkan di bahu.

Noken memiliki beberapa ukuran. Noken besar untuk membawa umbi-umbian, kacang-kacangan, sayuran, dll.

Suku Asmat merupakan kelompok yang selalu menggunakan noken dalam aktivitasnya. Noken adalah kebanggaan penduduk setempat.

#4 Hiasan gigi binatang

Baju Adat Papua_ Hiasan Gigi Hewan

Ornamen gigi binatang. Sumber: Detik

Budaya Papua lainnya menggunakan gigi hewan sebagai aksesoris yaitu gigi anjing dan babi. Gigi babi biasanya untuk prajurit.

Jika mereka marah, aksesoris itu akan menghadap ke bawah.

Sementara itu, mereka biasanya menggunakan gigi anjing sebagai perhiasan kalung. Kalung ini juga dikenal sebagai koyonoo. mereka percaya, gigi anjing adalah harta yang luar biasa.

Jelajahi budaya untuk lebih mencintai Indonesia

Pakaian dan budaya di Papua memang sangat unik dan sering menarik perhatian. Selain itu, pemandangan indah Papua juga menjadikannya destinasi favorit baru.

Jika Anda ingin tahu lebih banyak, Anda bisa mendanai perjalanan ke Papua.

Agar tidak salah perhitungan, Anda bisa mempelajari cara membuat dana liburan melalui eBuku dari keuangan saya di bawah ini: Cara Liburan Seru Anti Bokek

Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara mengelola keuangan secara efektif dan benar, Anda dapat menghubungi perencana keuangan melalui WhatsApp atau klik spanduk di bawahnya!

Banner konsultasi WA - TM Besar

Demikian sekilas tentang pakaian adat Papua. ayo Membagikan artikel ini kepada teman-teman Anda agar mereka dapat belajar bersama. Terima kasih!

Editor: Ari A. Santosa

Sumber referensi:

  • Alya Zulfikar. 19 Agustus 2022 Mengenal 6 Pakaian Adat Papua Beserta Sebutannya. Bukan hanya Koteka! Berita.99.co – https://bit.ly/3I3IreZ
  • Laeli Nur Aziza. Pakaian Adat Papua: Jenis, Keunikan dan Filosofinya. Gramedia.com – https://bit.ly/3GgY6GB




https://wvmuseums.org

Baca juga  16 Kumpulan Puisi Tentang Alam yang Menyentuk & Bermakna