kepemimpinan adalah

Pengertian, Macam, Fungsi & Tujuannya


Apakah Sedulur tahu apa itu kepemimpinan? Istilah kepemimpinan umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari terutama ketika membicarakan masalah organisasi. Seperti diketahui, susunan organisasi suatu instansi maupun perusahaan pada umumnya terdiri atas seorang pemimpin beserta orang-orang yang bekerja di bawahnya. Dalam hal ini, kepemimpinan berkaitan erat dengan kegiatan yang dilakukan oleh seorang pemimpin.

Adapun secara sederhana, dapat dijelaskan bahwa kepemimpinan adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan pemimpin ataupun hal memimpin. Untuk lebih memahami tentang kepemimpinan, berikut sudah Super rangkum berbagai informasi terkait kepemimpinan adalah dan contohnya. Simak sampai habis, ya, Sedulur!

BACA JUGA: 5 Skill Perusahaan yang Wajib Dimiliki di Perusahaan Startup

Pengertian kepemimpinan adalah

Freepik

Sebelum masuk ke pembahasan yang lebih jauh, ada baiknya Sedulur menyimak terlebih dahulu mengenai arti kepemimpinan. Sekadar informasi, kata kepemimpinan memiliki padanan dalam bahasa Inggris yaitu leadership.

Sederhananya, pengertian kepemimpinan adalah tentang bagaimana mempengaruhi orang lain, bawahan, atau pengikut agar mau mencapai tujuan yang diinginkan seorang pemimpin. Selain itu juga bisa dijelaskan bahwa kepemimpinan adalah seni untuk memberikan pengaruh kepada sekelompok orang agar bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

Sementara itu, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menjelaskan definisi kepemimpinan sebagai perihal pemimpin atau cara memimpin. Jika lihat dari morfologinya, kepemimpinan berasal dari kata pemimpin yang berarti orang yang memimpin. Adapun memimpin dapat didefinisikan sebagai mengetuai atau mengepalai.

Dari uraian pengertian kepemimpinan di atas, bisa disimpulkan bahwa kepemimpinan adalah sesuatu yang berkaitan dengan pemimpin dan memimpin. Dengan kata lain, kepemimpinan membicarakan mengenai bagaimana seorang pemimpin melakukan kegiatan memimpin.

Pengertian kepemimpinan menurut para ahli

Freepik

Pada poin sebelumnya sudah diuraikan tentang pengertian kepemimpinan, yaitu berkaitan dengan pemimpin dan memimpin. Sementara itu, berikut adalah pengertian kepemimpinan dari beberapa ahli yang bisa Sedulur simak untuk lebih memahami masalah kepemimpinan.

1. Fiedler

Fiedler menjelaskan pengertian kepemimpinan sebagai pola hubungan antara individu yang menggunakan wewenang dan pengaruhnya terhadap sekelompok orang. Kepemimpinan ini dimaksudkan agar orang dalam kelompok tersebut bekerja bersama demi tercapainya tujuan organisasi.

2. George R. Terry

Pengertian kepemimpinan menurut George adalah hubungan yang ada di dalam diri seseorang atau pemimpin serta pengaruh yang lain untuk mau bekerja secara sadar dalam kaitannya untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

3. Hemhill dan Coon

Sementara itu, Hemhill dan Coon menjelaskan pengertian kepemimpinan sebagai sikap seorang individu yang memimpin berbagai kegiatan di dalam kelompok. Kepemimpinan di sini dimaksudkan untuk mencapai tujuan bersama-sama.

4. Imam Moejiono

Menurut Imam Moejiono, kepemimpinan adalah sebuah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang dalam memberikan pengaruh satu arah. Kemampuan di sini menjadi kualitas dari seorang pemimpin yang membedakannya dengan anggota kelompoknya atau pengikutnya.

5. Sondang P. Siagian

Sondang P. Siagian menjelaskan pengertian kepemimpinan adalah kemampuan seseorang dalam menjabat atau memegang suatu posisi sebagai pimpinan di dalam organisasi atau perusahaan tertentu. Kemampuan ini membuatnya bisa mempengaruhi orang lain, terutama bawahan atau anggota tim kerja demi tercapainya tujuan.

Baca juga  6 Cara Konfigurasi Bluetooth di Laptop & PC dengan Mudah

6. Sutarto Wijono

Menurut Sutarto Wijono, kepemimpinan adalah sebuah rangkaian aktivitas berupa kemampuan seseorang dalam mempengaruhi perilaku orang lain. Hal itu dilakukan agar orang lain bersedia untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan yang sudah ditetapkan.

7. Wahjosumidjo

Wahjosumidjo mengungkapkan pengertian kepemimpinan sebagai sesuatu yang melekat di dalam diri seorang pemimpin. Sesuatu tersebut berupa sifat-sifat seperti kepribadian atau personality, kemampuan atau ability, dan kesanggupan atau capability.

8. William G. Scott

Terakhir, menurut William G. Scott, pengertian kepemimpinan adalah proses mempengaruhi yang dilakukan oleh seseorang di dalam kelompok sebagai upaya untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.

BACA JUGA: Struktur Organisasi: Pengertian, Fungsi, Jenis & Cara Menyusun

Perbedaan pemimpin dan kepemimpinan

kepemimpinan adalah
Freepik

Pada bagian pengertian, dipaparkan bahwa kepemimpinan adalah segala hal tentang pemimpin atau cara memimpin. Lantas, apa perbedaan pemimpin dan kepemimpinan?

Melihat pada pengertiannya, kepemimpinan adalah hal yang berkaitan dengan pemimpin atau cara memimpin. Sejumlah tokoh juga menjelaskan bahwa kepemimpinan adalah kemampuan seseorang dalam memimpin suatu kelompok untuk mencapai tujuan.

Sementara itu, pemimpin adalah orang yang memimpin. Dengan kata lain, pemimpin merupakan seseorang yang melakukan kegiatan memimpin, yaitu mengetuai atau mengepalai sebuah kelompok maupun organisasi.

Berdasarkan uraian pengertian kedua istilah di atas, bisa disimpulkan bahwa kepemimpinan dan pemimpin adalah dua hal yang berbeda. Meski demikian, kedua istilah itu saling berkaitan satu sama lain.

Fungsi kepemimpinan adalah

Freepik

Secara umum, fungsi kepemimpinan dibagi menjadi lima kategori. Kelima fungsi tersebut meliputi fungsi delegasi, fungsi instruktif, fungsi konsultatif, fungsi partisipatif, dan fungsi pengendalian. Berikut penjelasan selengkapnya untuk masing-masing fungsi kepemimpinan.

1. Fungsi delegasi

Fungsi kepemimpinan delegasi artinya bahwa pemimpin memiliki rasa percaya kepada seseorang yang dipimpinnya. Hal ini berkaitan dengan masalah pelimpahan kewenangan termasuk dalam pengambilan keputusan. Dengan demikian, tujuan yang telah disepakati dapat tercapai karena adanya kerja sama yang baik antara pemimpin dengan orang-orang yang dipimpinnya.

2. Fungsi instruktif

Fungsi instruktif memiliki arti bahwa seorang pemimpin dapat menjelaskan mengenai cara melaksanakan sebuah pekerjaan dalam organisasi atau kelompok. Sehingga dalam hal ini pemimpin bertindak sebagai komunikator yang menentukan berbagai aspek di organisasi yang dipimpinnya.

3. Fungsi konsultatif

Meski kepemimpinan seringkali dilakukan dengan satu arah, namun pemimpin juga harus bisa menjalin komunikasi dua arah dengan anggota yang dipimpinnya. Dalam hal ini, kepemimpinan memiliki fungsi konsultatif sehingga pemimpin dapat melakukan komunikasi dua arah ketika akan mengambil keputusan atau memerlukan pertimbangan dari kelompoknya.

4. Fungsi partisipatif

Hampir serupa dengan fungsi konsultatif, fungsi partisipatif juga merujuk pada sikap pemimpin yang turut melibatkan anggotanya dalam pengambilan keputusan.

Baca juga  Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis dan Contohnya

5. Fungsi pengendalian

Fungsi kepemimpinan yang terakhir adalah fungsi pengendalian atau kontrol. Pemimpin memiliki kewenangan untuk mengatur aktivitas anggotanya sehingga tetap terarah, yakni menuju pada tercapainya tujuan yang telah disepakati.

Tujuan kepemimpinan adalah

kepemimpinan adalah
Freepik

Selain mengetahui fungsi kepemimpinan, Sedulur juga perlu mengetahui apa tujuan kepemimpinan. Dirangkum dari berbagai sumber, tujuan kepemimpinan dapat dibagi menjadi lima poin sebagai berikut.

  1. Kepemimpinan bertujuan untuk membantu terciptanya suatu iklim sosial yang baik di dalam sebuah kelompok. Iklim sosial ini akan berpengaruh pada para anggota dalam melakukan tugasnya untuk mencapai tujuan kelompok.
  2. Kepemimpinan juga bertujuan menetapkan prosedur kerja di dalam kelompok. Prosedur ini akan menjadi panduan atau acuan tentang bagaimana suatu pekerjaan harus dilakukan sehingga sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai.
  3. Kepemimpinan memiliki tujuan untuk membantu mengkoordinir setiap orang di dalam kelompok. 
  4. Kepemimpinan bertujuan untuk mengambil keputusan untuk keberlangsungan kelompok. 
  5. Kepemimpinan bertujuan memberi kesempatan kepada kelompok untuk berkembang. Dalam hal ini, pemimpin memberikan kesempatan kepada kelompok yang dipimpinnya untuk belajar dari pengalaman termasuk kesalahan di masa lalu sehingga dapat berkembang ke arah yang lebih baik.

BACA JUGA: Makna Konsolidasi: Pengertian, Jenis dan Contohnya

Macam-macam kepemimpinan

Freepik

Setelah mengetahui tentang pengertian kepemimpinan hingga fungsi dan tujuannya, Sedulur perlu untuk juga mengetahui apa saja jenis atau macam-macam kepemimpinan. Secara umum, kepemimpinan dibagi menjadi tiga jenis, yaitu self leadership, team leadership, dan organizational leadership. Berikut adalah penjelasan tentang macam-macam kepemimpinan yang dikutip dari Jurnal Media Komunikasi FIS Undiksha.

  • Self leadership, adalah kepemimpinan terhadap diri sendiri. Dalam hal ini, seseorang berupaya untuk memimpin dirinya sendiri dalam menjalani kehidupan.
  • Team leadership, adalah memimpin orang lain di dalam kelompok. Seorang pemimpin perlu untuk mengenali orang-orang di dalam kelompoknya sehingga dapat bersama-sama mencapai tujuan yang diinginkan.
  • Organizational leadership, adalah kepemimpinan di dalam suatu organisasi atau perusahaan. Seorang pemimpin organisasi harus memahami visi misi organisasi yang dipimpinnya agar dapat mencapai tujuan.

Gaya kepemimpinan

kepemimpinan adalah
Freepik

Di samping jenis-jenis kepemimpinan, ada pula gaya kepemimpinan yang juga perlu Sedulur ketahui. Sederhananya, gaya kepemimpinan adalah cara seorang pemimpin dalam memimpin kelompoknya. Dengan kata lain, gaya kepemimpinan merujuk pada perilaku seorang pemimpin ketika mengarahkan, membimbing, serta mengelola orang-orang di dalam kelompok yang dipimpinnya. Adapun gaya kepemimpinan ini terbagi dalam 10 jenis sebagai berikut.

1. Gaya afiliasi

Gaya kepemimpinan afiliasi adalah bagaimana seorang pemimpin menggunakan pendekatan secara pribadi dengan orang-orang yang dipimpinnya. Pemimpin yang menggunakan gaya afiliasi cenderung memperhatikan kebutuhan emosional anggotanya.

2. Gaya otokratis

Gaya kepemimpinan yang kedua adalah gaya otokratis. Kepemimpinan dengan gaya otokratis atau otoriter akan menempatkan pemimpin sebagai sosok yang dominan. Tak hanya itu, pemimpin cenderung tidak memberikan kesempatan bagi anggotanya untuk memberikan pendapat dalam pengambilan keputusan. Sehingga keputusan yang diambil oleh si pemimpin bersifat mutlak atau tidak bisa diganggu gugat.

Baca juga  Pengertian Preventif Beserta Ciri-Ciri, Macam dan Contohnya

3. Gaya demokratis

Sederhananya, gaya demokratis merupakan kebalikan dari gaya otokratis, di mana pemimpin membuka kesempatan bagi anggotanya untuk ikut terlibat dalam pembuatan keputusan maupun kebijakan di dalam kelompok.

4. Gaya karismatik

Dalam KBBI, karisma adalah keadaan atau bakat yang dihubungkan dengan kemampuan yang luar biasa dalam hal kepemimpinan seseorang untuk membangkitkan pemujaan dan rasa kagum dari masyarakat terhadap dirinya. Sementara, karismatik adalah bersifat mempunyai karisma.

Adapun gaya kepemimpinan karismatik memiliki makna bahwa seorang memiliki kemampuan dalam hal kepemimpinan. Hal ini membuatnya disegani bahwa dikagumi oleh orang-orang yang dipimpinnya.

5. Gaya inovatif

Gaya kepemimpinan inovatif berarti pemimpin merupakan seseorang dengan kepribadian yang kreatif serta selalu berpikir maju. Ia selalu memiliki inovasi untuk perkembangan kelompok, organisasi, maupun perusahaan yang dipimpinnya.

6. Gaya partisipatif

Gaya partisipatif artinya pemimpin dan anggota kelompok saling bekerja sama dalam penentuan kebijakan dan berbagai aturan di dalam kelompok. Hal ini membuat tumbuhnya loyalitas atau kesetiaan dari anggota kepada pemimpinnya.

7. Gaya birokrasi

Gaya kepemimpinan yang berikutnya adalah gaya birokrasi, di mana pemimpin selalu memastikan bahwa para anggotanya mematuhi aturan yang berlaku. Sehingga pemimpin tidak sekadar menjadi atasan yang memberikan tugas atau perintah, namun juga melakukan pengawasan terhadap anak buahnya.

8. Gaya situasional

Secara sederhana, gaya kepemimpinan situasional dapat dipahami sebagai gaya kepemimpinan di mana pemimpin mengambil sikap dengan mempertimbangkan situasi.

9. Gaya transaksional

Sesuai namanya, gaya kepemimpinan transaksional memandang hubungan antara pemimpin dengan anggotanya layaknya sebuah transaksi. Meski terlihat kaku, gaya transaksional ini memiliki sisi positif yakni adanya kejelasan peran bagi setiap anggota kelompok.

10. Gaya transformasional

Gaya kepemimpinan yang terakhir adalah transformasional. Pemimpin dengan gaya transformasional terlibat untuk memenuhi kebutuhan anggotanya sehingga mereka akan berkembang dan semakin meningkat kualitasnya.

BACA JUGA: Komunikasi Interpersonal: Pengertian, Tujuan dan Prosesnya

Kepemimpinan dalam Islam

Freepik

Sementara itu, berkaitan dengan masalah kepemimpinan dalam Islam, Sedulur dapat meneladani empat sifat Rasulullah saw. sebagai seorang pemimpin. Sifat yang pertama adalah siddiq yang artinya jujur. Kemudian amanah yang artinya dapat dipercaya. Ketiga, adalah tabliq, yaitu menyampaikan kebenaran dan berani mengungkap kebatilan. Sifat yang keempat adalah fathanah yang berarti cerdas.

Demikian tadi pembahasan lengkap tentang kepemimpinan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Sedulur dalam memahami apa itu kepemimpinan, ya!

Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.

Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.




https://wvmuseums.org