ceramah singkat tentang maulid nabi

Contoh Ceramah Singkat Tentang Maulid Nabi Beserta Dalilnya


Sedulur umat Islam memperingati Maulid Nabi Muhammad saw. setiap tanggal 12 Rabiul Awal. Pada tahun ini, peringatan Maulid Nabi ditetapkan jatuh pada 8 Oktober 2022. Umumnya umat Islam menyambut Maulid Nabi dengan menggelar perayaan meriah termasuk pengajian akbar. Tak hanya itu, ada pula yang mengadakan lomba ceramah singkat tentang Maulid Nabi.

Untuk itu, berikut Super telah merangkum beberapa contoh ceramah singkat tentang Maulid Nabi yang bisa menjadi referensi untuk Sedulur. Yuk, langsung disimak contoh-contohnya!

BACA JUGA: Contoh Ceramah Singkat Islam yang Penuh Makna

Mengenal sejarah kelahiran Nabi Muhammad

Tirto

Maulid Nabi merupakan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad saw. Peringatan ini jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal menurut hitungan kalender Hijriah. Oleh karena itu, tak ada salahnya kita mengulas tentang sejarah kelahiran Nabi Muhammad saw. dalam momentum perayaan Maulid Nabi 2022.

Dihimpun dari berbagai sumber, Nabi Muhammad saw. lahir pada 12 Rabiul Awal di tahun Gajah. Disebut tahun Gajah karena kelahiran Nabi bertepatan dengan peristiwa penyerangan Ka’bah oleh tentara bergajah pada tahun 571 kalender Romawi. Nabi Muhammad memiliki ibu bernama Aminah binti Wahb. Sementara sang ayah bernama Abdullah bin Abdul Muththalib.

BACA JUGA: Contoh Kultum Singkat yang Menarik dengan Berbagai Tema

Hukum dan dalil merayakan Maulid Nabi Muhammad saw.

ceramah singkat tentang maulid nabi
FPSB UII

Telah diketahui bersama bahwa Maulid Nabi merupakan perayaan atas hari kelahiran Nabi Muhammad saw. Lantas, bagaimana hukum serta dalil merayakan Hari Maulid Nabi?

Dikutip dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), hukum memperingati Maulid Nabi adalah boleh dan termasuk bid’ah hasanah. Bid’ah hasanah sendiri merupakan sesuatu yang tidak dilakukan oleh Nabi maupun para sahabatnya namun perbuatan tersebut memiliki nilai kebaikan. Selain itu juga tidak bertentangan dengan Al Quran maupun hadis.

Peringatan Hari Maulid Nabi juga disebut sesuai dengan kebiasaan Rasulullah saw. yang berpuasa di hari Senin karena merupakan hari kelahirannya.

عَنْ أَبِيْ قَتَادَةَ الأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ الْإِثْنَيْنِ فَقَالَ” : فِيْهِ وُلِدْتُ وَفِيْهِ أُنْزِلَ عَلَيَّ .” رواه مسلم

Artinya:

“Dari Abi Qatadah al-Anshori RA sesungguhnya Rasulullah SAW pernah ditanya mengenai puasa hari senin. Rasulullah SAW menjawab: Pada hari itu aku dilahirkan dan wahyu diturunkan kepadaku.” (H.R. Muslim)

Sementara itu, dalam Al Quran juga dinyatakan bahwa kelahiran Nabi Muhammad saw. merupakan rahmat dan karunia sehingga harus disambut dengan gembira oleh umat manusia sebagai bentuk syukur. Hal ini sebagaimana tertuang dalam surat Yunus ayat 58 sebagai berikut.

قُلْ بِفَضْلِ ٱللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِۦ فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا۟ هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ

Artinya:

Katakanlah: “Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (QS Yunus : 58)

BACA JUGA: Daftar Lengkap Hari Libur Nasional Kalender 2022

Contoh ceramah tentang Maulid Nabi Muhammad saw.

Sementara itu, berikut adalah beberapa contoh ceramah tentang peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. yang dirangkum dari berbagai sumber.

Contoh 1: ceramah singkat tentang Maulid Nabi beserta dalilnya

ceramah singkat tentang maulid nabi
Detik

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hadirin yang dirahmati Allah,

Marilah kita senantiasa memanjatkan puji dan syukur kita kehadirat Allah subhanahu wa ta’ala. Atas limpahan karunia dan nikmatNya, saat ini kita bisa bersama-sama berkumpul untuk mengingat dan mengambil pelajaran dari hadirnya Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Salam dan shalawat mari kita sampaikan pula untuk keluarga beliau, para sahabat, dan segenap umat Islam yang senantiasa menegakkan risalah yang dibawa Nabi Muhammad hingga akhir zaman.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Setiap datangnya bulan Rabiul Awal dalam bulan hijriah, kita akan diingatkan dengan kelahiran Muhammad bin Abdullah di Kota Makkah. Dialah yang kemudian menjadi utusan Allah untuk menyampaikan risalah agama Islam. Melalui beliau pula, Islam tersebar ke seluruh dunia dan menjadi agama yang rahmatan lil ‘alamin.

Nabi Muhammad adalah sosok yang memiliki akhlak terpuji. Bahkan, ibunda Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan bahwa akhlak Rasulullah adalah Al Quran. Dan, Nabi Muhammad merupakan suri tauladan yang sempurna bagi umat manusia.

Akhlak yang dicontohkan Rasulullah adalah pedoman perilaku dalam hubungan horizontal sesama umat manusia dan hubungan vertikal kepada Allah. Ada keseimbangan dalam pengamalan akhlak yang harus dipraktikkan berbekal keimanan.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Pujian Allah untuk Nabi Muhammad dapat kita temukan dalam Al Quran. Seperti pada surah Al Ahzab ayat 21, Allah berfirman:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah.” (QS Al Ahzab : 21)

Baca juga  Hubungan Internasional: Pengertian, Tujuan dan Manfaat

Begitu pula Allah berfirman di surah Al Qalam ayat 4: وأنك لعلى خلق عظيم

“Dan sesungguhnya, kamu (muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung” (QS. Al-Qalam 68: 4)

Kemuliaan akhlak Nabi Muhammad tidak hanya diakui oleh kalangan umat Islam saja. Kaum non-muslim pun turut memuji perangai beliau. Sampai-sampai beliau digelari Al Amin karena kejujurannya.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Kedatangan Nabi Muhammad ke dunia untuk memperbaiki akhlak manusia. Syaikh Yusuf Qaradhawi dalam buku Kaifa Nata’amal ma’al Qur’an mengatakan bahwa salah satu tujuan syariat Islam yaitu menyucikan hati manusia dan meluruskan akhlak. Dalam sebuah hadits, Rasulullah berkata,

“Sesungguhnya aku (Muhammad) diutus hanyalah untuk menyempurnakan (memperbaiki) akhlak manusia.” (HR: al-Baihaqi)

Pelajaran akhlak dari Nabi Muhammad ini menyebar ke Jazirah Arab dan diterima masyarakat. Penerimaan masyarakat terhadap kebenaran berkaitan pula dengan moral penuturnya. Oleh sebab itulah, kebenaran yang didakwahkan Nabi Muhammad mudah diterima seiring dengan kesempurnaan akhlak beliau.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Akhlak atau moral inilah yang sangat diperlukan pada kehidupan menjelang Hari Akhir . Seperti yang terjadi sekarang ini, berbagai kemungkaran sosial lebih mudah ditemui. Ini menandakan bahwa suara keburukan jauh lebih banyak ketimbang kebaikan.

Melalui momen Maulid Nabi ini, mari kita mengingat kembali mengenai penerapan akhlak mulia yang menjadi solusi nyata sebagai teladan dari Nabi Muhammad. Kita perlu mencontoh beliau dalam upayanya mengatur negara yang baik sembari menata masyarakat lebih bermoral.

Perilaku akhlak menjadi simpul ketaatan dan keimanan yang bisa memperbaiki dan mengubah moralitas masyarakat. Sebagai bentuk revolusi moral, akhlak yang dicontohkan Nabi Muhammad mesti ditempatkan sebagai tindakan nyata pada pergaulan global yang penuh tantangan. Aspek kebaikan, kejujuran, kesalehan, dan keadilan bagi semua kalangan yang diajarkan beliau, perlu ditanamkan pada setiap tindakan individu.

Nabi Muhammad juga mengingatkan kita untuk mengendalikan hawa nafsu. Berbagai kemungkaran diawali dari hawa nafsu yang selalu diperturutkan. Oleh sebab itu, hawa nafsu harus dikekang dengan meningkatkan keimanan.

Dengan meningkatkan keimanan dan meneladani akhlak mulia yang dibawa Nabi Muhammad, kita berharap mampu menatap masa depan lebih baik.

Demikian ceramah Maulid Nabi yang kami sampaikan. Semoga Allah menjadikan kita untuk mudah meneladani akhlakul karimah yang diajarkan Rasulullah. Amin.

Akhirul kalam,

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

(Sumber: Tirto)

Contoh 2: ceramah singkat tentang Maulid Nabi Muhammad saw.

ceramah singkat tentang maulid nabi
Detik

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Marilah kita senantiasa memanjatkan puji dan syukur kita kehadirat Allah subhanahu wa ta’ala. Atas limpahan karunia dan nikmatNya, saat ini kita bisa bersama-sama berkumpul untuk mengingat dan mengambil pelajaran dari hadirnya Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Shalawat dan salam kita sampaikan kepada Nabi Besar Muhammad saw. yang kelahirannya sedang kita peringati saat ini. Dalam memperingati maulid Nabi, mari kita teladani sikap dan sifat beliau yang mulia. Ada banyak kisah yang kita dengar tentang Rasulullah saw., seperti halnya yang akan disampaikan berikut ini.

Suatu hari, Rasulullah saw. sedang mengadakan majelis ilmu di Masjid Nabi. Masjid yang juga disebut Masjid Nabawi saat itu masih beralaskan pasir, tanpa ubin dan sajadah. Para manusia terbaik itu berkumpul di dalam masjid tersebut untuk meraih ilmu dari teladan terbaik.

Di saat yang sama, seorang lelaki badui yang berasal dari desa masuk ke dalam masjid, bukan untuk salat ataupun mengikuti majelis ilmu. Orang tersebut berjalan ke pojok ruangan masjid, menengok ke kanan dan kiri lalu jongkok untuk kencing. Ya, dia kencing di dalam masjid.

Apa reaksi Anda jika mengetahui hal itu terjadi? Marah? Ya, wajar. Bahkan para sahabat Nabi saw. yang mulia saja bergejolak dan marah. Mereka mendatangi orang itu dan siap meledakkan amarahnya.

Namun, Rasulullah saw. memanggil para sahabat dan menenangkan mereka dan memerintahkan para sahabat untuk tidak mengganggu hajat orang tersebut. Nabi Muhammad saw. kemudian memanggil orang itu dengan nada yang ramah. Orang badui yang mengetahui bahwa di sekitarnya sudah dipenuhi dengan hawa amarah, berjalan menuju Rasulullah saw. Ia menilai hanya Nabi Muhammad saw. satu-satunya orang yang tidak menampakkan wajah marah.

Beliau kemudian menasehati orang badui tersebut agar tidak melakukan hal yang sama untuk kedua kalinya. Beliau menjelaskan bahwa masjid dibangun untuk salat dan membaca Al Quran, bukan untuk buang hajat. Orang itu paham lalu pergi meninggalkan masjid.

Tak lama berselang, tiba waktu salat dan Nabi Muhammad saw. menjadi imam. Tanpa disangka, lelaki badui tadi ikut bergabung shalat jamaah. Ia masuk ke tengah-tengah barisan jamaah. Saat masuk ke gerakan i’tidal, lelaki badui ini kembali membuat geger.

Ia menambahkan doa i’tidal sesuai dengan versinya sendiri dan diteriakkan keras-keras. Padahal harusnya doa tersebut dibaca di dalam hati. “Ya Tuhan kami, bagi-Mu lah segala puji. Sayangilah aku dan Muhammad dan jangan Engkau sayangi orang-orang selain kami berdua,” begitu doa yang ia ucapkan.

Baca juga  Pengertian Inverter Beserta Manfaat, Jenis dan Fungsinya

Lihatlah doa orang ini. Secara rukun shalat memang salah. Tapi jika kita lihat dari sudut pandang lain, orang ini telah memasukkan Nabi Muhammad saw. ke dalam hatinya. Bahkan ia telah menjadikan Rasulullah sebagai orang yang paling penting bagi hidupnya, di samping dirinya sendiri. Bagaimana bisa?

Pertemuan beberapa menit tadi telah mengisi hatinya dengan Nabi Muhammad saw. Apa yang telah dilakukan oleh Rasulullah? Sederhana. Menahan amarah, berkata yang lembut, dan memberikan nasehat dari yang tulus dan terdalam.

Mari kita berkaca pada hidup kita. Apakah tutur kata, sikap, dan sifat bisa meninggalkan kesan yang positif dan mendalam untuk lingkungan sekitar kita? Jangan-jangan selama ini kita memberikan kesan negatif di hati banyak orang.

Jangan-jangan, selama ini kita sibuk memoles diri agar terlihat sebaik dan semulia mungkin. Jangan-jangan selama ini tutur kita melangit dan terlihat cerdas namun tidak berhasil membuat orang lain nyaman dengan keberadaan kita. Jangan-jangan selama ini kita memiliki waktu kebersamaan yang banyak dengan orang di sekitar, namun kita lebih banyak meninggalkan jejak keburukan dalam hidup mereka.

Dengan menjadikan Rasulullah saw. sebagai tolok ukur kita dalam menjalani hidup, Insya Allah kita akan mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah Swt. Mari kita jadikan momen peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. sebagai titik perbaikan akhlak kita kepada Allah, makhluk-Nya, dan lingkungan sekitar kita.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

(Sumber: Gramedia Blog)

Contoh 3: ceramah Maulid Nabi tentang meneladani sifat Nabi Muhammad saw.

Suara

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Syukur alhamdulillah kita panjatkan kepada Illahi Rabbi yang telah melimpahkan rahmat-Nya kepada kita sekalian sehingga pada kesempatan yang baik ini kita masih bisa mengikuti pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad saw. Shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada junjungan nabi besar Muhamad saw., karena dengan ajaran islam kita bisa membedakan yang haq dan batil berkat hidayah dari Allah Swt.

Hadirin yang dimuliakan Allah,

Bulan Rabiul Awwal adalah bulan yang sangat bersejarah dalam kehidupan umat Muslim, terutama pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun gajah, telah dilahirkan seorang pemimpin umat manusia yang merupakan rahmat bagi alam semesta. Beliau adalah junjungan kita yakni Nabi Besar Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Melalui beliau Allah menunjukan manusia menuju alam yang penuh dengan cahaya keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.

Adanya peringatan maulid nabi pada tahun ini memiliki tujuan untuk: menanamkan, memupuk, dan menambah rasa cinta (mahabbah) kita kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam.

Mencintai dan menyayangi Nabi Muhammad melebihi diri sendiri dan orang tercinta merupakan amalan yang sangat utama. Sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Ahzab ayat 6 yang artinya,

“Nabi itu lebih utama bagi orang-orang mukminin dari diri mereka sendiri.” (QS Al Ahzab: 6)

Dengan demikian, sudah menjadi keharusan bagi umat Muslim untuk mendahulukan kecintaan kepada Allah dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam hati, lebih dari siapa atau apa yang dicintai.

Dengan peringatan kelahiran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dapat dapat dijadikan sebagai teladan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan jihad perjuangannya di dalam menegakkan agama Islam. Dalam menyambut dan memperingati maulid Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam marilah kita telusuri dan kita hayati perilaku hidup Rasulullah, yang selanjutnya kita jadikan acuan di dalam aktivitas kita sehari-hari dan berjuang di jalan Allah Swt.

Allah berfirman di dalam Surah Al-Ahzab ayat 21 yang artinya,

“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan bagimu, ialah orang yang mengharapkan rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan ia banyak menyebut akan Allah.”

Dengan kelahiran beliau, dunia menjadi lebih terang dari kegelapan yang melanda hidup, yakni berupa cahaya hidayah yang dapat menembus kegelapan jahiliah.

Akhir kata, saya mengharapkan mudah-mudahan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam ini dapat menambah keimanan kita kepada Allah dan Rasul-Nya, mencintainya dan membawa perubahan-perubahan positif dalam segala bidang kehidupan walaupun pandemi melanda dunia ini, tidak menjadi halangan untuk meneladani Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan memperbanyak ibadah kepada Allah Swt. Amin

Akhirul kalam,

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

(Sumber: Kumparan)

Contoh 4: ceramah singkat tentang Maulid Nabi

Bola.com

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillahirabbil alamin, washolatu wasalamu ala asyrafil anbiya’ wal mursalin, wa’ala alihi washohbihi ajma’in amma ba’du

Hadirin yang dirahmati Allah Swt. Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah Swt. yang telah melimpahkan taufik, hidayah, dan inayah-Nya kepada kita semua sehingga kita masih diberi kesempatan untuk bersilaturahmi dalam keadaan sehat wal afiat.

Baca juga  Fungsi Toner Wajah Beserta Cara Memakai & Tips Memilihnya

Sholawat dan salam mari kita panjat kepada Nabi Muhammad saw. Semoga beliau senantiasa ditempatkan oleh Allah di sisi-Nya sebagai umat yang memperoleh derajat paling tinggi di akhirat. Amin.

Bicara tentang peringatan Maulid Nabi yang sedang kita rayakan hari ini tentu tidak terlepas dari perintah Allah Swt. kepada setiap hamba-Nya untuk senantiasa memuliakan dan mencintai Nabi Muhammad saw. Hal ini telah dalam Surat Al A’raf ayat 157 yang artinya.

“(Yaitu) orang-orang yang mengikuti Rasul, Nabi yang ummi (tidak bisa baca tulis) yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada pada mereka, yang menyuruh mereka berbuat yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan yang menghalalkan segala yang baik bagi mereka dan mengharamkan segala yang buruk bagi mereka, dan membebaskan beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Adapun orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al-Qur’an), mereka itulah orang-orang beruntung.”

Oleh karena itulah, kita harus senantiasa mengingat Nabi Muhammad saw. dan melaksanakan segala anjuran yang beliau perintahkan kepada kita sebagai umat muslim. Dengan begitu, Insyaallah kita akan menjadi umat terpilih yang berada dengan beliau di surga nanti. Amin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

(Sumber: Kumparan)

Contoh 5: ceramah singkat Maulid Nabi tentang meneladani kisah Rasulullah saw

BBC

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hadirin yang dirahmati oleh Allah, dalam kesempatan ini marilah kita panjatkan puji syukur atas limpahan berkah Allah Swt. karena pada hari dan bulan yang mulia ini Allah Swt. masih memberikan nikmat dan kesehatan kepada kita sehingga kita bisa hadir pada acara peringatan maulid Nabi Muhammad saw. Sholawat dan salam mari kita panjat kepada Nabi Muhammad saw. Semoga Rasulullah saw. senantiasa ditempatkan di sisi Allah sebagai umat yang memperoleh derajat paling tinggi di akhirat. Amin.

Dalam salah satu firman di Al-Qur’an, menjelaskan bahwa Rasulullah SAW adalah contoh yang baik baik bagi umat manusia yang artinya,

“Sesungguhnya pada diri Rasulullah ada teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap Allah dan hari akhir serta banyak berdzikir kepada Allah.” (QS. Al-Ahzab: 21)

Hadirin yang dirahmati Allah. Rasulullah saw. dilahirkan ke dunia ini tidak hanya mengubah keyakinan bangsa Arab yang saat itu menyembah berhala, tapi Rasulullah saw. juga untuk mengubah berbagai hal agar sesuai tuntunan Islam.  Rasulullah begitu gigih untuk memperjuangkan perubahan tatanan sosial, hukum dan budaya untuk kesejahteraan dan keadilan bagi semua umat Islam.

Meskipun begitu, Rasulullah selalu mengedepankan keluhuran tatakrama dalam perjuangan dakwahnya. Sehingga Islam tersebar ke seluruh penjuru dunia dalam waktu yang relatif singkat dan mudah diterima orang. Ini contoh nabi dalam bidang dakwah bahwa sebagai pendakwah kita harus berjuang untuk mengubah pola kehidupan masyarakat yang tidak sesuai dengan ajaran Islam dan budi pekerti yang luhur sehingga dakwah kita akan mudah diterima oleh masyarakat.

Selain itu, dalam kehidupan keluarga, Nabi Muhammad juga layak menjadi contoh bagi umatnya. Sikap Rasulullah yang amat sangat menyayangi dan menghormati istri-istrinya. Walaupun Rasulullah sebagai kepala negara tapi Nabi tidak pernah malu membantu pekerjaan istrinya dirumah. Bahkan Rasulullah saw. tidak ingin merepotkan orang lain, apa yang bisa dilakukannya sendiri Rasulullah lakukan sendiri.

Dalam bidang perniagaan juga perlu kita mencontoh bagaimana Rasulullah saw. berbisnis, Rasulullah saw. memulai perniagaan sejak umur 9 tahun. Dalam berbisnis Rasulullah sangat jujur, bahkan beliau mendapatkan Al-Amin (yang dapat dipercaya) karena kejujurannya.

Sikap dan sifat jujur Rasulullah saw. membuat Siti Khadijah jatuh cinta kepadanya dan mempersuntingnya menjadi Ummul Mu’minin. Masih banyak hal lainnya yang telah diajarkan oleh Rasulullah saw. kepada umatnya.

Maka dari itu dalam momen Maulid Nabi ini, marilah kita terus mencontoh sikap dan sifat Rasulullah saw. sebagai pedoman hidup di dunia. Dengan begitu, semoga Allah Swt. merahmati kita, melindungi umatnya, dan mengampuni setiap dosa-dosa yang dilakukan manusia.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

(Sumber: Suara)

Demikian tadi lima contoh ceramah singkat tentang Maulid Nabi Muhammad saw. Contoh-contoh ceramah di atas bisa menjadi referensi sekaligus bahan renungan untuk Sedulur dalam memperingati Maulid Nabi 2022.

Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.

Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.




https://wvmuseums.org