cara hitung average margin

Cara Menghitung Average Margin Beserta Rumus & Contohnya


Profit margin merupakan rasio profitabilitas yang dihitung dengan membandingkan laba setelah bunga dan pajak dengan hasil penjualan. Cara hitung average margin berdasarkan jenisnya sangat bervariasi, mulai dari laba kotor, laba bersih, dan laba operasional.

Menghitung profit margin tidak hanya bertujuan untuk mengetahui seberapa besar keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan, namun juga dapat mengetahui pertumbuhan perusahaan, bahkan bisa menarik para investor untuk berinvestasi pada perusahaan. Nah, bagaimana cara hitung average margin tersebut? Simak pembahasan selengkapnya berikut  ini.

BACA JUGA: 3 Cara Menghitung Persentase Kenaikan Beserta Contohnya

Apa itu profit margin?

iStock

Margin merupakan persentase keuntungan dari produk yang dijual. Keuntungan tersebut dapat dihitung dari angka penjualan dan biaya produksi. Dalam ilmu akuntansi, istilah margin lebih dikenal dengan sebutan profit margin, yakni hasil dari perbandingan laba dikurangi bunga dan pajak. 

Keuntungan atau profit margin dibagi menjadi dua macam, yaitu laba kotor dan laba bersih. Profit ini bisa didapatkan dari pendapatan tambahan maupun dengan mengurangi biaya produksi dan lain-lainnya.

Menghitung profit margin tentunya sangat penting dilakukan oleh suatu perusahaan. Hal ini karena hasil dari perhitungan tersebut akan berpengaruh pada kesimpulan mengenai kinerja perusahaan. Perhitungan ini dapat diterapkan pada perusahaan kecil maupun perusahaan besar untuk mengetahui potensi keuntungan yang akan didapatkan.

Jika laba yang diperoleh suatu perusahaan tinggi, maka perusahaan tersebut telah bekerja dengan baik karena dinilai mampu mengelola keuangan hingga dapat meningkatkan saham. Sementara jika margin laba rendah, maka perusahaan akan dianggap memiliki profitabilitas yang tidak aman.

Penilaian kinerja ini akan mempengaruhi ketertarikan investor untuk berinvestasi pada perusahaan. Ketika margin laba rendah, maka banyak investor akan menjadi ragu berinvestasi dan perusahaan dapat mengalami penurunan dalam penjualannya.

Tujuan menghitung margin dalam bisnis

cara hitung average margin
iStock

Telah disebutkan bahwa menghitung margin sangat penting dilakukan oleh suatu perusahaan. Lebih jelasnya, berikut adalah tujuan mengapa menghitung margin harus dilakukan oleh perusahaan dengan baik dan benar berdasarkan rumus yang ada.

  1. Mengetahui keuntungan perusahaan

Tujuan pertama sangat jelas, yakni mengetahui untung atau tidaknya perusahaan. Dengan begitu, perusahaan akan mengetahui apakah bisnis yang dijalankannya telah mencapai target atau belum. Hasil dari mengetahui keuntungan perusahaan ini dapat dijadikan motivasi maupun bahan evaluasi.

  1. Mengetahui pertumbuhan perusahaan

Tujuan kedua adalah mengetahui pertumbuhan perusahaan. Hal ini karena perusahaan yang baik merupakan perusahan yang dapat bertumbuh secara berkala, yang dapat dilihat dari persentase hasil hitungan margin. Jika persentase cenderung naik dari periode sebelumnya, maka perusahaan telah mengalami pertumbuhan.

  1. Menarik para investor

Tujuan terakhir adalah menarik para investor untuk berinvestasi di perusahaan. Jika suatu perusahaan memiliki potensi keuntungan terus menerus, maka investor akan memberikan suntikan dana pada perusahaan tersebut. Margin ini dapat menjadi bukti pertumbuhan perusahaan maupun portofolio perusahaan kepada para investor. 

Baca juga  10 Jenis Hamster yang Cocok Dipelihara & Cara Merawatnya  

BACA JUGA: Cara Menghitung Diskon di Excel. Gampang Banget!

Cara hitung average margin penjualan

cara hitung average margin
iStock

Cara menghitung average margin penjualan merupakan cara yang digunakan untuk menghitung sales margin. Sales margin merupakan harga jual akhir produk atau layanan yang telah dikurangi dengan total biaya produk atau layanan.

Berikut adalah cara yang dapat Sedulur gunakan untuk menghitung sales margin:

Langkah pertama adalah menentukan total penjualan semua produk yang terjual atau total pendapatan. Setelah itu, kurangi total biaya produk dari total pendapatan untuk mendapatkan laba bersih. Terakhir, bagi total pendapatan menjadi laba bersih untuk mendapatkan margin penjualan.

Rumus yang dapat digunakan adalah:

Sales margin = T – C = NP / T

Keterangan:

T = total pendapatan

C = total biaya produk

NP = laba bersih

Sebagai contoh, jika sales margin = 30.000 (total pendapatan yang dihasilkan dari suatu produk) – 17.000 (total biaya produksi produk) = 13.000 (laba bersih) /30.000 (total pendapatan), maka persentase sales margin adalah 0,43 atau 43%.

Cara hitung average margin keuntungan

cara hitung average margin
iStock

Selain cara hitung average margin penjualan, Sedulur juga bisa mempelajari cara menghitung persentase margin untuk menghitung profit margin. Berdasarkan jenisnya, berikut adalah cara yang dapat Sedulur ikuti. 

1. Margin laba kotor

Perhitungan dalam margin ini didapatkan dengan cara total pendapatan yang dikurangi dengan harga pokok penjualan (HPP), lalu dibagi dengan total pendapatan dan dikali 100 persen untuk melihat hasil persentasenya. Fungsi perhitungan pada margin ini adalah untuk mengetahui produk mana yang memiliki keuntungan dan produk mana yang tidak.

Rumus menghitung margin laba kotor =  (Total Pendapatan – HPP) / Total Pendapatan x 100%

2. Margin laba bersih

Margin laba bersih merupakan margin yang digunakan untuk mengetahui keuntungan yang diraih perusahaan selama waktu tertentu. Perhitungan pada margin ini cukup rumit karena harus dikurangi dengan biaya utilitas lain, seperti pajak, sewa, dan investasi.

Rumus menghitung margin laba bersih = (Total Pendapatan – HPP – Biaya Operasional – Biaya Pajak – Biaya Lain-lain) / Total Pendapatan) x 100%

3. Margin laba operasional

Selain kedua laba di atas, perhitungan margin juga dilakukan pada laba operasional. Hal ini bertujuan untuk menghitung keuntungan perusahaan dari hasil pendapatan dengan biaya operasional yang mencakup semua total penjualan, utilitas, administrasi, dan lain-lain, namun tidak termasuk pajak, utang, dan biaya lain di luar operasional.

Rumus menghitung margin laba operasional = (Total Pendapatan / Pendapatan Operasional) x 100%

BACA JUGA: Determinan Matriks: Pengertian, Cara Menghitung & Contohnya

Contoh menghitung margin dalam bisnis

cara hitung average margin
iStock

Lebih jelasnya, Sedulur dapat mempelajari penerapan cara-cara menghitung margin di atas dalam beberapa contoh kasus berikut ini.  

1. Contoh margin laba kotor dengan cara hitung average margin

Ina ingin menjual baju dengan harga Rp 25.000. Saat membuat baju tersebut, Ina memiliki harga pokok penjualan sebesar Rp 15.000. Berapakah margin kotor dari usaha Ina dengan menjual baju tersebut?

Baca juga  Variabel Penelitian: Pengertian, Jenis dan Contohnya

Jawab:

Margin kotor = (Total Pendapatan – HPP) / Total Pendapatan x 100%

Margin kotor = (25.000 – 15.000) / 25.000 x 100% 

Margin kotor = 10.000 / 25.000 x 100% 

Margin kotor = 0,4 x 100% 

Margin kotor = 40%

Jadi, Ina bisa menghasilkan laba kotor sebesar 40% dari setiap baju yang ia jual.

2. Contoh margin laba bersih dengan cara hitung average margin

Rizka memiliki perusahaan dengan pendapatan sebesar Rp 20.000.000. Di luar pendapatan itu, Rizka juga memiliki HPP Rp 4.000.00,00 ketika membuat sebuah produk. Jika Rizka memiliki pengeluaran biaya operasional Rp 3.000.000, pajak Rp 1.500.000, dan biaya lain-lain Rp 1.500.000, berapa laba bersih perusahaan milik Rizka?

Jawab:

Margin bersih = (Total Pendapatan – HPP – Biaya Operasional – Biaya Pajak – Biaya Lain-lain) / Total Pendapatan) x 100%

Margin bersih = (20.000.000 – 4.000.000 – 3.000.000l – 1.500.000 – 1.500.000) / 20.000.000) x 100%

Margin bersih = 0,5 x 100% 

Margin bersih = 50%

Jadi, margin laba bersih pada perusahaan Rizka adalah sebesar 50%.

3. Contoh margin laba operasional dengan cara hitung average margin

Sinta memiliki perusahaan dan ingin melihat margin laba operasional. Sebelumnya, ia sudah melihat bahwa total pendapatan perusahaan adalah sebesar Rp 10.000.000 dan juga memiliki pendapatan operasional sebesar Rp 40.000.000. Berapakah laba operasional perusahaan Sinta?

Jawab:

Margin operasional =  (Total Pendapatan / Pendapatan Operasional) x 100%

Margin operasional = (10.000.000 / 40.000.000) 100% 

Margin operasional = 0,25 x 100%  

Margin operasional = 25%

Jadi, margin laba operasional perusahaan Sinta sebesar 25%.

4. Contoh margin penjualan dengan cara hitung average margin

Sebuah perusahaan pertamanan membuat produk rumput pembunuh gulma dengan biaya produksi Rp 18.000. Perusahaan tersebut kemudian menjual produk tersebut seharga Rp 25.000 per kantong. Perusahaan tersebut kemudian mengurangi total biaya produk dari total pendapatan dan menentukan bahwa laba bersih yang diperoleh dari menjual produk adalah Rp 7.000. Berapakah margin penjualan perusahaan tersebut? 

Jawab:

Sales margin = T – C = NP / T

Sales margin = 25.000 – 18.000 = 7.000 / 25.000 

Sales margin = 0.28 atau 28% 

Jadi, sales margin atau margin penjualan perusahaan taman tersebut adalah 28%.

BACA JUGA: Cara Menghitung Rumus Slovin dengan Contoh Soalnya

Cara menghitung persentase margin di excel

cara hitung average margin
iStock

Cara hitung average margin di excel sebenarnya hampir mirip dengan cara hitung average margin di spreadsheet. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Buka program Microsoft Excel dan buat spreadsheet baru untuk digunakan sebagai kolom ‘Penghasilan’, ‘Biaya produksi’, ‘Laba’ dan ‘Profit Margin’.
  • Pada kolom berlabel ‘Penghasilan’, masukkan harga salah satu item yang ditawarkan.
  • Di kolom ‘Biaya produksi’, tambahkan total biaya yang melibatkan tenaga kerja ditambah jasa.
  • Identifikasi laba kotor yang akan diperbarui di kolom ‘Laba’. Pada bagian ini, masukkan rumus perhitungan yang mengurangi data Harga Pokok produksi dari data di kolom Pendapatan, yakni = B2-C2  .
  • Untuk menghitung margin atau persentase keuntungan, ubah rumus pada langkah sebelumnya menjadi  D2 / B2 * 100.
  • Buatlah kolom untuk mencatat data jumlah barang yang Anda jual per hari untuk menjaga kontrol yang lebih akurat. Gunakan rumus = B2 * (ditambah harga barang). Nilai B2 harus sesuai dengan jumlah produk yang terjual dan jumlah yang ditempatkan setelahnya adalah jumlah produk yang dibatalkan.
  • Salin rumus ke kolom bawah untuk mendapatkan total pada setiap item. Pada saat yang sama, pilih rumus tambahan dan kotak yang sesuai dengan data yang sama.
  • Di lembar Excel lain dalam file yang sama, buatlah kolom yang memiliki data ‘Biaya Tetap’, ‘Beban Variabel’, ‘Total Pengeluaran’ dan ‘Laba’.
  • Pada lembar baru, perbarui persis seperti yang sebelumnya dengan menekan tanda sama dengan (=) di sebelah kotak di mana total keuntungan untuk bulan itu dan tekan ‘Enter’.
  • Untuk menghitung laba bersih, gunakan rumus yang telah dijelaskan di langkah sebelumnya.
  • Terakhir, tulis rumus yang merespon persentase margin laba bersih, lalu tekan ‘Enter’.
Baca juga  Faktor Penyebab Diare Beserta Gejala & Cara Mengobatinya

Keuntungan menggunakan rumus profit margin untuk penjualan

cara hitung average margin
iStock

Setelah mengetahui rumus profit margin dan mengetahui cara menggunakannya, Sedulur juga harus mengetahui tentang keuntungan apa saja yang akan didapat jika menggunakan rumus profit margin untuk penjualan. Berikut adalah keuntungannya:

  • Dapat dijadikan sebagai indikator untuk membuat para investor yakin dalam menanamkan modalnya pada bisnis.
  • Dapat dijadikan sebagai indikator ketika meminjam bahwa perusahaan akan mengembalikan utangnya kembali.
  • Dapat digunakan untuk menyelesaikan dan meningkatkan kinerja bisnis ketika ada masalah operasional.
  • Dapat membantu mempelajari pola musiman pada penjualan.
  • Dapat digunakan untuk mendapatkan pinjaman dari bank jika perusahaan masih kecil.

Manfaat profit margin untuk bisnis

cara hitung average margin
iStock

Manfaat profit margin tidak hanya digunakan untuk mengetahui seberapa besar profit yang didapatkan dari penjualan. Berikut adalah beberapa manfaat profit margin untuk bisnis yang lainnya. 

  1. Untuk memperlihatkan kinerja bidang keuangan.
  2. Memiliki dampak baik untuk investor dan calon investor.
  3. Dapat dijadikan acuan untuk evaluasi.
  4. Membantu membuat manajemen menjadi lebih mudah.
  5. Dapat meningkatkan efektivitas perusahaan.

Nah, itulah cara hitung average margin beserta rumus dan contohnya. Semoga informasi ini dapat membantu Sedulur dalam menganalisis profit margin yang diperoleh pada usaha masing-masing. Selamat mencoba!

Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.

Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.




https://wvmuseums.org