Kelas Standar BPJS Kesehatan Segera Dihapus! Ini Penggantinya

Apa Itu Lembaga Keuangan, Fungsi, Jenis, dan Contohnya!


Lembaga keuangan memegang peranan yang sangat penting, karena ia dipercaya sebagai pihak yang melaksanakan segala transaksi keuangan.

Ingin mempelajari lebih lanjut tentang lembaga keuangan? Simak pembahasannya di artikel selanjutnya!

Ringkasan:

  • Indonesia memiliki lembaga keuangan yang berperan memberikan kemudahan bagi masyarakat dan mendorong kegiatan ekonomi.
  • Ada beberapa jenis lembaga keuangan, yang dibagi menjadi klasifikasi perbankan dan non-perbankan.

Transfer dana ke pihak ketiga

Saat ini, kebutuhan masyarakat terus berkembang. Mulai dari tabungan, asuransi, pembukaan deposito, diakhiri dengan pinjaman.

Tentu saja kebutuhan ini tidak bisa diabaikan, karena kita juga membutuhkannya.

Saat ini, Untuk mewujudkannya, diperlukan bantuan dari luar, misalnya lembaga keuangan.

Lembaga ini diciptakan untuk kenyamanan masyarakat. Karena perannya sangat berbeda.

Misalnya menjadi perantara penyimpanan dan saksi transaksi. Padahal, lembaga ini membantu menjaga stabilitas peredaran uang dan perekonomian.

Definisi lembaga keuangan

Ketika berbicara tentang lembaga keuangan, banyak yang langsung memikirkan bank. Ini tidak benar, tetapi sebenarnya ada banyak bentuk lembaga keuangan lain di Indonesia.

Menurut Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 792 Tahun 1990, lembaga keuangan adalah badan atau lembaga yang kegiatan utama di bidang keuangan.

dapat diartikan sebagai tubuh yang memiliki aset keuangan dan melakukan bisnis di sektor ini.

Bisnis yang dimaksud adalah berupa fundraising, fundraising, atau keduanya. Lembaga keuangan mendapat manfaat dari kegiatan ini.

[Baca juga: Lembaga Keuangan Syariah Non Bank di Indonesia]

Fungsi lembaga keuangan

Berikut ini adalah beberapa fungsi lembaga keuangan:

Pendanaan #1

Lembaga keuangan yang berfungsi mendistribusikan dana dikumpulkan dari masyarakat.

Selain itu, dana tersebut dapat digunakan untuk membiayai suatu sektor ekonomi atau pembangunan dalam periode tertentu.

Lembaga keuangan diuntungkan dari peredaran uang ini, sehingga dana yang ada terus bertambah.

#2 Penggalangan Dana

Fungsi selanjutnya seperti ini tempat penggalangan dana. Selain itu, juga memiliki banyak dokumen berharga seperti saham, obligasi dan surat-surat lainnya.

Dari sini, orang dapat menyimpan uang mereka dengan aman dengan sedikit risiko. rumahmasyarakat dapat menyumbangkan dananya sebagai tabungan.

Lembaga keuangan seperti bank memiliki beberapa jenis tabungan. Misalnya deposito, giro atau rekening biasa untuk kebutuhan tersebut.

[Baca Juga: Apa itu Dana Pensiun Lembaga Keuangan? Dan Apa Manfaatnya?]

#3 Pemberi Pinjaman

Selanjutnya, lembaga ini meminjamkan publik dengan kesepakatan.

Dalam pemberian pinjaman biasanya terdapat aset atau surat berharga yang dijaminkan.

Beberapa barang yang dijadikan jaminan biasanya lemari es, laptop, handphone, sepeda motor, sertifikat rumah, emas, dan lain sebagainya.

Lembaga yang menggunakan cara ini disebut Pegadaian. Selain itu, koperasi juga melayani dengan cara yang sama. Namun, itu terbatas pada anggotanya.

#4 Sederhanakan transaksi

Jelas, kehadiran lembaga keuangan memudahkan transaksi keuangan.

Saat ini, kami dapat mengirim dana melalui ponsel, dan mereka akan mencapai penerima dalam hitungan detik.

Peningkatan kemampuan lembaga keuangan memungkinkan untuk menjual produk mereka dengan baik.

Selain itu, ada banyak penawaran menarik seperti biaya administrasi Rs 0 dan diskon di toko-toko tertentu.

[Baca Juga: Transaksi Makin Mudah, Nyaman Dan Aman Dengan Layanan QR Code]

Fitur Likuiditas #5

Keberadaan lembaga ini memberi uang uang tunai setiap saat untuk klien mereka.

Dengan demikian, orang tidak akan takut dibiarkan tanpa uang. uang tunai karena bisa diambil kapan saja.

#6 Pengubah Aset

Fungsi selanjutnya seperti ini pemindah bekerja dengan memberikan pinjaman kepada pihak lain, yang akan dikelola dalam waktu tertentu.

Sumber pinjaman adalah dana masyarakat di berbagai lembaga.

Jenis lembaga keuangan

Mengetahui fungsinya, ada baiknya mempelajari jenis-jenis lembaga keuangan.

Berikut beberapa jenis yang ada di Indonesia:

Lembaga keuangan perbankan No. 1

Lembaga keuangan perbankan terdiri dari:

Bank Sentral No. 1

Bank pusat merupakan lembaga yang diberi kewenangan untuk mengelola stabilitas keuangan negara.

Di Indonesia, bank sentral adalah Bank Indonesia.

Bank Sentral adalah lembaga keuangan independen.

Meskipun bank sentral terkait dengan negara, ia bebas menjalankan tugasnya tanpa campur tangan siapa pun.

Di Indonesia, Bank Indonesia berperan penting dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui nilai tukar, jasa atau barang.

#2 Bank komersial

Bank komersial adalah lembaga yang bertindak sebagai perantara antara pemberi dan penerima dana.

Lembaga ini dibagi lagi menjadi bank biasa dan bank syariah.

Bank umum bertugas menghimpun dana dalam bentuk tabungan, memberikan pinjaman, memegang surat berharga atau barang berharga, dan menerbitkan surat utang.

[Baca Juga: Mengenal Bank Perkreditan Rakyat & Perbedaannya dengan Bank Umum]

#3 Bank desa

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah lembaga keuangan yang menjalankan tugasnya sebagai bank umum, baik dalam pengertian tradisional maupun Islam.

Namun, kedua lembaga keuangan ini memiliki ruang lingkup kegiatan yang lebih sempit. BPR tidak dapat menerima giro, valuta asing dan asuransi.

#2 Lembaga keuangan bukan bank

Lembaga keuangan bukan bank terdiri dari:

#1 Lombardia

Pegadaian adalah lembaga yang memberikan pinjaman kepada masyarakat dengan menggadaikan benda atau surat berharga.

Anda nantinya dapat menebus agunan tersebut dengan harga yang disepakati plus bunga.

Dengan demikian, peran Pegadaian adalah memberikan kredit. Lembaga ini adalah perusahaan negara.

[Baca Juga: 5 Tips Nabung Emas di Pegadaian, Biar Bisa Punya 100 Gram Pertama]

#2 Koperasi Simpan Pinjam

koperasi simpan pinjam adalah lembaga yang menawarkan layanan untuk menerima dan mengeluarkan pinjaman kepada semua anggota.

Lembaga keuangan ini menggunakan prinsip kekeluargaan dalam kegiatannya.

Sumber dana koperasi simpan pinjam adalah simpanan pokok, simpanan wajib dan simpanan sukarela anggotanya.

Selain itu, modal juga dapat diperoleh melalui pinjaman dari lembaga keuangan lainnya.

Organisasi asuransi No.3

agen asuransi merupakan lembaga yang memiliki produk asuransi seperti asuransi kesehatan, asuransi jiwa dan sebagainya.

Lembaga keuangan ini memberikan perlindungan pelanggan terhadap risiko yang diasuransikan.

Misalnya, asuransi penyakit kritis untuk pasien kanker. Dengan demikian, seorang pasien kanker akan menerima pertanggungan asuransi dalam kondisi tertentu.

Saat ini, jika Anda ingin melengkapi perlindungan diri Anda dan keluarga dengan asuransi kesehatan.

Itu bagus, cari tahu dulu apa kebutuhan Anda saat ini. Sehingga pembayaran asuransi dapat diterima dengan maksimal.

Dapatkan saran dan penjelasan rincian tentang Pertanggungan melalui buku Elektronik bebas dari Financialku.

Klik spanduk di bawah untuk unduh e-book-miliknya!

Spanduk Promosi E-book Anti-Pusing Pikirkan Tentang Biaya Jika Anda Sakit - PC

#empat Sewa

Sewa adalah lembaga yang menyewakan barang kepada masyarakat.

Jika suatu saat klien tidak dapat membayar sewa, maka perusahaan berhak mengambil barang yang disewa.

#5 Pasar modal

pasar modal menjadi tempat berkumpulnya lembaga keuangan atau lembaga lain yang membutuhkan dana investasi dari masyarakat.

Kegiatan pasar modal meliputi jual beli surat berharga dan produk turunan lainnya.

Jika ingin mengetahui produk investasi apa saja yang tersedia di pasar modal, simak saja video My Financial berikut ini:

Contoh lembaga keuangan

Berikut ini adalah contoh lembaga keuangan:

Lembaga keuangan perbankan No. 1

Contoh lembaga keuangan perbankan antara lain:

  • Bank pusat. Contoh: Bank Indonesia, FRS (Bank Sentral AS).
  • Bank komersial. Contoh: Bank BRI, BNI, Bank Mandiri, Bank BCA.
  • Bank Perkreditan Rakyat. Contoh: BPR Tataarta Swadhaya Kotagajah, BPR Arta Yogyakarta dan BPR Sinar Mulia Papua.

#2 Lembaga keuangan bukan bank

Contoh lembaga keuangan non perbankan antara lain:

  • Pegadaian. Contoh: PT Pegadaian, PT Gadai Pinjam Indonesia, PT Sarana Gadai Prioritas dan PT Mitra Gadai Sejahtera Kepri.
  • Koperasi simpan pinjam. Contoh: koperasi simpan pinjam, koperasi pasar, dan koperasi kredit.
  • Agen asuransi. Contoh: BNI Life, BRI Life, AXA Mandiri dan FWD Insurance.
  • Sewa. Contoh: PT Astra Credit Companies, PT Federal International Finance dan PT Wahan Ottomitra Multiartha.
  • pasar modal. Contoh: Bursa Efek Indonesia, Bursa Efek New York, Bursa Efek NASDAQ dan Bursa Efek London.

Lembaga Keuangan Membantu Kegiatan Ekonomi

Demikian sekilas tentang pengertian, fungsi, jenis dan contoh lembaga keuangan.

Keberadaan lembaga ini, yang omong-omong memberikan kemudahan kepada masyarakat, semoga dapat dimanfaatkan sesuai fungsinya dengan bijak.

Jika Anda membutuhkan nasihat tentang manajemen keuangan, jangan ragu untuk berdiskusi perencana keuangan keuangan saya.

Anda dapat menghubunginya melalui Aplikasi keuangan saya atau pemesanan jadwal konsultasi whatsapp

Konsultasi spanduk iklan melalui aplikasi - PC
Aplikasi Konsultasi Iklan Banner - HP

Setelah membaca artikel di atas, saya harap Anda lebih memahami tentang keberadaan lembaga keuangan di Indonesia.

Jika ada pertanyaan, tulis di kolom komentar, dan juga bagikan artikel ini ke teman dan kerabat lainnya. terima kasih

Editor: Ismyuli Tri Retno

Sumber referensi:

  • Administrator. Lembaga keuangan. Kamus.tokopedia.com – https://bit.ly/3zF9jhn
  • administrator. Mengenal lembaga keuangan, fungsi dan jenisnya. Rangkulteman.id – https://bit.ly/3xxNaig
  • Niko Ramadhani. 21 Maret 2020 Lembaga Keuangan: Pengertian, Manfaat, Fungsi dan Jenisnya. Akseleran.co.id – https://bit.ly/3b0UpaN




https://wvmuseums.org

Baca juga  6 Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas Biar Awet & Segar